Tata Cara Pengajuan Keringanan Kredit Bagi UMKM Terdampak Covid-19


Wabah Corona atau wabah Covid-19 telah mempengaruhi aktivitas usaha mikro yang sudah pernah pengajuan kredit, kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Untuk mengurangi dampak tersebut, pemerintah memberikan keringanan angsuran kepada pelaku UMKM. Bentuk fasilitasi yang dipertimbangkan adalah penundaan pembayaran angsuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan bunga kredit bersubsidi. Kedua kebijakan tersebut berpedoman pada POJK nomor 11 /POJK.03/2020 terkait stimulus perekonomian negara sebagai kebijakan yang bertolak belakang dengan siklus dampak penyebaran virus corona 2019.

Bagi Anda yang berbisnis di industri UMKM, perlu mengetahui kondisi dan cara mendapatkan keringanan angsuran dari pemerintah. Simak ulasan lengkapnya berikut ini yang dirangkum Cermati.com dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lainnya. Ada kriteria debitur UMKM yang berhak mendapatkan bantuan keringanan angsuran. Keringanan angsuran dibagi menjadi dua kategori, yaitu penangguhan angsuran dan bunga kredit bersubsidi. Inilah kondisinya.

1. Penundaan cicilan

  • Debitur mengalami penurunan omzet hingga 30%, sehingga restrukturisasi yang diberikan berupa penurunan suku bunga dan perpanjangan jangka waktu kredit.
  • Debitur mengalami omzet lebih dari 30-50%, sehingga restrukturisasi yang diberikan adalah penundaan pembayaran bunga dan cicilan pokok selama 6 bulan.
  • Debitur yang mengalami penurunan pendapatan dari 50% menjadi 75% akan menerima penundaan pembayaran bunga 6 bulan dan penundaan pembayaran pokok selama 12 bulan.
  • Debitur mengalami omset lebih dari 75%, sehingga restrukturisasi yang diberikan adalah penangguhan pembayaran bunga dan pokok selama 12 bulan.

2. Subsidi bunga kredit

  • Peminjam kategori yang memenuhi syarat dengan pinjaman kurang dari Rp 500 juta bisa mendapatkan subsidi bunga pinjaman dalam 3 bulan pertama (sebesar 6%) dan dalam 3 bulan kedua (sebesar 3%).
  • Debitur dengan pinjaman Rp.500 juta – Rp10 miliar, dapat memperoleh subsidi bunga kredit pada 3 bulan pertama (mulai 3%) dan 3 bulan kedua (dari 2%).
  • Untuk nasabah KUR, subsidi bunga 3 bulan pertama (6%), dan 3 bulan kedua (3%).

Tata cara pengajuan aplikasi pengurangan kredit UMKM

Berikut ini ikhtisar langkah-langkah umum tentang cara meminta potongan tarif bagi pelaku UMKM.

  • Kunjungi situs web pemberi pinjaman atau hubungi bank terkait melalui telepon atau email. Misalnya, jika Anda memiliki pinjaman KUR dari bank BIS, hubungi bank BIS tersebut melalui situs web BIS atau Call Center BIS 14017 untuk informasi lebih lanjut.
  • Baca dan patuhi persyaratan yang disyaratkan dan unduh formulir rilis angsuran.
  • Isi data dengan lengkap dan benar.
  • Data permintaan restrukturisasi kredit akan diproses oleh lembaga keuangan terkait.
  • Tunggu informasi selanjutnya untuk dibagikan melalui telepon, email atau WhatsApp. Pastikan nomor Anda aktif.
  • Informasi tentang permohonan penangguhan pembayaran cicilan disetujui. Waspadalah terhadap penipuan, jangan berikan
  • informasi bank pribadi Anda dalam kasus ini.

Ikuti aturan saat mengajukan bantuan cicilan

Pemerintah mengimbau seluruh nasabah yang ingin mengajukan bantuan kredit cicilan agar tidak melapor ke bank atau perusahaan pembiayaan terkait. Jika perlu ke kantor, Anda harus menghubungi lembaga keuangan terkait terlebih dahulu untuk membuat janji. Manfaatkan program bantuan cicilan ini untuk membantu bisnis Anda yang terkena dampak agar tidak gulung tikar.