Performa Kreditmu akan Dicatat Dalam BI checking


Apapun bentuk pengajuan kreditnya, lembaga keuangan selalu menentukan persyaratan yang harus dipenuhi debitur. Salah satu syarat wajibnya adalah BI Checking atau Sistem Informasi Keuangan (SLIK). Secara sederhana, SLIK berfungsi sebagai ukuran kelayakan peminjam yang dapat diakses oleh semua lembaga keuangan.

SLIK memuat riwayat pembayaran kredit biasa atau yang biasa disebut dengan koleksi. Beberapa data yang tercatat di SLIK antara lain Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Kartu Kredit, Kredit Tanpa Agunan (KTA), dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). SLIK berguna bagi debitur untuk mempercepat pengambilan keputusan persetujuan kredit.

Saat ini SLIK mudah dijangkau oleh debitur. Apakah Anda ingin tahu cara memeriksanya? Yuk simak uraian singkatnya di bawah ini.

Sediakan dokumen pendukung

Pertama-tama, ada beberapa dokumen pendukung yang perlu diserahkan sebelum Anda dapat melihat SLIK. Bagi debitur perorangan diperlukan fotokopi KTP WNI atau paspor WNA. Sementara itu, debitur badan usaha wajib menyerahkan fotokopi identitas diri berupa perubahan akhir perkiraan polis, akta pendirian perusahaan dan NPWP (nomor pokok wajib pajak).

Isi dan kirimkan formulir aplikasi iDEB

Pengisian formulir iDEB dapat dilakukan secara online melalui situs Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pertama, pilih jenis pelamar, kantor OJK, nomor dan tanggal kedatangan. Pilihan kantor OJK dipilih berdasarkan wilayah tempat tinggal Anda. Kemudian, pilih antrian dan pastikan pelamar bisa datang tepat waktu. Informasi tentang sisa kuota antrian untuk jangka waktu tertentu tersedia.

Datanglah ke kantor OJK

Setelah mengirimkan fotokopi dokumen beserta formulirnya, Anda harus menunggu petugas OJK menganalisa berkas yang dikirim. Jika data yang disampaikan memenuhi persyaratan, OJK akan mencetak hasil iDEB. Staf OJK akan melakukan konfirmasi dan memberikan hasilnya kepada pemohon. Anda kemudian harus menandatangani tanda terima sebagai bukti.

Harap dicatat bahwa pencetakan iDEB tidak memerlukan biaya apapun. Jadi, waspadalah terhadap oknum-oknum yang menggalang dana dari BI Checking. Proses layanan SLIK tidak memakan waktu lama, yaitu hanya 5 menit untuk pencetakan dan 15 menit untuk pencetakan yang sudah termasuk penjelasan iDEB.

Anda harus menangani permintaan informasi untuk diri Anda sendiri dan tidak meneruskannya kepada orang lain. Ini untuk menjaga kerahasiaan identitas pribadi. Namun, jika tidak sempat mengambilnya, perwakilan harus membawa surat kuasa dengan 6.000 stempel, kartu identitas asli perwakilan dan kartu identitas asli pemohon.

Baca hasil BI Checking

Setelah menerima hasil iDEB, Anda juga harus memastikan bahwa pelapor / pemohon telah memberikan data yang akurat dan benar. Kemudian, lihat bagian Menemukan informasi berdasarkan kata kunci. Misalnya kata kuncinya adalah NPWP, bagian tersebut akan menampilkan nomor NPWP.

Selanjutnya, ada bagian Data Induk Debitur. Identitas debitur yang dicetak ditunjukkan oleh pemberi kredit kepada OJK. Besarnya data debitur pokok sesuai dengan jumlah kreditur yang memberikan fasilitas. Ada juga bagian Pemilik atau Manajemen yang menunjukkan identitas utama para pelaku badan usaha. Kemudian, ada bagian Ringkasan Alat di bawah ini yang menunjukkan jumlah cap, kreditur, saldo hutang, dan kualitas terburuk yang pernah ada.

Beralih ke poin kredit atau pembiayaan. Bagian ini menjelaskan rincian fasilitas yang diberikan oleh kreditur. Sedangkan saldo hutang adalah saldo jumlah pokok pinjaman ditambah bunga, denda atau denda, pada waktu tertentu. Kualitas fasilitas penyediaan dana debitur, serta jumlah tunggakan selama periode setahun terakhir akan ditampilkan dalam bentuk sandi. Diantaranya adalah halus, di bawah perhatian khusus, kualitas buruk, skeptis dan macet.

Halaman terakhir menunjukkan poin Agunan dan Penjamin. Collateral Point menentukan jaminan yang dijanjikan debitur kepada kreditur. Selain itu, pada bagian penjamin menjelaskan secara detail mengenai penjamin untuk memudahkan penyusunan data yang diperoleh debitur.

Nah ini adalah cara mudah untuk melihat ujian BI yang harus Anda ketahui. Ternyata caranya sangat mudah bukan? Sekarang yang paling penting adalah menjaga sejarah kredit Anda. Seperti? Tentunya selalu membayar dengan mencicil sebelum batas waktu berakhir. Anda bisa mencatat tanggal jatuh tempo dan jumlah angsuran menggunakan smartphone atau notebook.