Mengenal Skor Kredit Dan Hal Yang Mempengaruhinya


Hands with wallet and bank card transaction Vector Image

Bagi para nasabah bank, ada baiknya anda mengetahui beberapa tem atau kata dalam perbankan yang perlu anda ketahui. Beberapa kata yang perlu anda ketahui dalam dunia perbankan ini akan membantu anda dalam melakukan beberapa aktivitas keuangan dan mempersiapkan diri ketika akan melakukan beberapa kegiatan keuangan melalui bank. Salah satu term yang perlu kalian ketahui adalah skor kredit. Kata satu ini akan sangat asing bagi anda yang hanya menggunakan bank untuk beragam transaksi keuangan saja. Tetapi bagi anda yang pernah atau sedang melakukan pinjaman maka kata ini tidak asing bagi anda. Skor kredit merupakan suatu nilai yang diberikan oleh bank kepada nasabahnya ketika melakukan pinjaman kepada bank. Skor kredit merujuk kepada beberapa poin penting yang dimiliki oleh individu dalam mendapatkan dan menjalankan angsuran peminjaman dana tersebut. Melalui skor kredit maka pihak bank mengerti kesiapan calon peminjaman dalam melakukan kegiatan peminjaman dana tersebut. Beberapa hal yang menjadi bahan pertimbangan bank dan dirangkum dalam bentuk skor kredit adalah pekerjaan, tanggungan, pendidikan, lama bekerja, posisi jabatan hingga usia calon peminjam dana. Melalui beberapa hal tersebut bank akan menyimpulkan kondisi yang dimiliki calon peminjam dana layak atau tidak diberikan pinjaman dana. Ketika skor kredit yang didapatkan kecil, maka dimaksudkan bahwa calon peminjam memiliki isu dalam membayarkan pinjaman kedepannya.

Skor kredit selain didapatkan melalui beberapa hal diatas yang diisikan oleh pihak peminjam, didapatkan dari catatan transaksi keuangan yang dilakukan calon peminjam. Transaksi keuangan yang dilakukan tersebut akan berisi riwayat peminjaman dana, atau beberapa transaksi lainnya terkait keuangan yang dimiliki. Dengan begitu bank akan mengerti kondisi yang dimiliki oleh pihak pengaju pinajaman. Skor kredit diberikan oleh pihak bank untuk memberikan beberapa catatan kepada pihak bank mengenai kondisi peminjam. Bahkan dalam memberikan catatan tersebut,  ada beberapa state yang dimiliki oleh bank dalam memberikan catatan kepada calon peminjam. Dalam pencapaian skor kredit maka ada 5 kategori. Kategori 1 atau  kredit lancar menandakan kredit yang dilakukan lancar, kategori 2 atau kredit dalam perhatian khusus menandakan adanya tunggakan pembayaran selama kurang dari 90 hari, kategori 3 atau kredit tidak lancar menandakan adanya tunggakan pembayaran hingga 120 hari, kategori  4 atau kredit diragukan menandakan adanya penunggakan hingga 180 hari dan kategori 5 atau kredit macet dimana pembayaran menunggak hingga lebih dari 180 hari. Kategori tersebut menjadi catatan peminjam. Dimana apabila peminjam termasuk kedalam kategori 1 maka peminjam aman secara keuangan. Selain itu, dalam memiliki skor kredit yang tinggi maka peminjam diharuskan untuk melakukan pembayaran tanggungan secara rutin sesuai dengan tanggal yang ditentukan.