Category: Wisata


Keindahan Tersembunyi di Pulau Para Pendekar Berkuda.


Sumba, sebuah pulau misterius dan “liar” yang terletak di Nusa Tenggara Timur. Barat daya Flores. Pengunjung dapat menemukan desa-desa tradisional yang dibangun di atas bukit dan dilindungi oleh dinding batu bersejarah. Di sini dataran padang rumput dan ketinggian batu kapur memberikan bayang-bayangnya sendiri, sementara desa-desa di puncak bukit dengan rumah-rumah jerami “dilindungi” oleh makam megalitik. Dari air terjun spektakuler ke desa-desa tua, Sumba tentu akan menjadi tujuan yang tak terlupakan. Meskipun perlahan-lahan mendapatkan kontrol media sosial, pulau ini masih dianggap sebagai tujuan tersembunyi.

Pasola adalah atraksi budaya terbesar dan terbesar di pulau itu. Daya tarik ini mengambil bentuk perang kavaleri yang berkabung. 2 kelompok kavaleri bersenjata yang dipersenjatai dengan tombak saling menyerang dengan melemparkan tombak dari kuda cepat. Waitabula, kota utama paling timur di Sumba, adalah pintu gerbang ke Sumba. Ada bandara Tambolaka. Untuk menjelajahi pulau, pengunjung dapat menyewa mobil atau motor untuk berkeliling. Harga tiket tergantung pada jarak dan negosiasi.

Bidang Pasola Lamboya
Pasola berasal dari kata “sola” atau “hola”, yang berarti sejenis tombak kayu yang digunakan untuk saling melemparkan kuda, yang ditabrak oleh dua kelompok yang berseberangan. Jadi pasola atau pahola berarti permainan keterampilan yang melemparkan tombak kayu di atas punggung kuda yang didorong keras antara dua kelompok yang berlawanan. Pasola adalah bagian dari serangkaian upacara tradisional yang dilakukan oleh orang Sumban yang masih berpegang pada agama asli yang disebut Marapu. Permainan Pasola diadakan di tempat-tempat wisata Sumba dalam bentuk Pasola Field di empat desa.

Lakeuriuri
Nama Weekuri bahkan berasal dari bahasa Sumba, yang berarti air semprotan. Itu karena danau wisata ini di Sumbawa dibentuk oleh sejumput air laut yang menembus batu. Kedalaman Danau Weekuri bervariasi dari 30 cm hingga 2,5 meter, tetapi dapat mencapai 5 meter saat air pasang. Sebagai hasil dari penumpukan garam, kandungan garam di danau lebih berkembang daripada di laut. Pengunjung bahkan dapat mengapung tanpa menggunakan pelampung.

Refeshing Ke Bali Melihat Penampilan Budaya Khas Dewata


Bali memang identik dengan wisata pantainya. Jika biasanya tujuan wisata ke Bali adalah pantai, saya merasa cukup berbeda dengan pengalaman sewaktu liburan minggu kemarin. Pasalnya liburan minggu lalu di Bali, saya berhasil menghindari liburan mainstream ke pantai. Saya memilih menghabiskan beberapa tempat di Ubud Bali. Tidak kalah serunya dengan bermain-main dengan pasir dan air laut.

Ya, Ubud Bali memang lebih dikenal dengan wisata keindahan alam, budaya, serta keseniannya. Maka sengaja karena memang ingin mengenal lebih dekat dengan Bali, saya memilih berlibur ke Ubud. Saya sengaja memilih hotel di Ubud yang memiliki view paling indah. Selama tiga hari di Ubud Bali, tidak ada bosannya saya memandang pemandangan sawah yang ditawarkan hotel sewaan saya.

Bermain Dengan Kera

Nah, hari pertama yang saya lalui setelah berhasil check in di hotel pilihan yaitu Monkey Forest Ubud atau yang disebut juga Mandala Wisata Wenara Wana. Wisata ini terletak di tengah hutan lindung tepatnya di Jalan Monkey Forest, Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Untuk masuk ke sana, Saya mambayar tiket masuk sebesar Rp 50 ribu rupiah dan tertera Rp 40 ribu rupiah untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun.

Sebelum berangkat saya memang mencari info sekedarnya, di mana di wisata tersebut akan banyak sekali kera yang dibebaskan. Benar saja, ketika sampai di sana saya langsung  di sapa dengan ratusan kera yang sedang bersantai di sekitar tangga. Kera tersebut dipercaya masyarakat Bali sebagai penjaga Pura Dalem Agung yang terletak di Desa Padang Tegal, Ubud.

Saya melihat beberapa wisatawan lokal dan mancanegara yang dengan beraninya berinteraksi langsung dengan memberi monyet pisang. Terus terang saya memang tidak berani melakukan hal serupa. Padahal tidak ada yang perlu dikhawatirkan, sebab di sana juga terdapat petugas guna menjaga keamanan di wisata sekaligus tempat sakral tersebut. Meskipun begitu, saya cukup menikmati jalan-jalan santai di Monkey Forest Ubud. Selain terhibur melihat tingkah lucu kera, di sana Saya juga merasa segar dengan pemandangan hijau yang terasa sejuk dan asri.

Menikmati Tari Kecak Di Pura

Setelah merasa cukup di Monkey Forest Ubud, Saya langsung membawa diri menikmati sore di Bali. Bukan lagi menikmati sunset di pantai. Masih di Ubud, saya mampir ke Pura Taman Saraswati Ubud. Seperti namanya, pura ini adalah tempat pemujaan bagi Dewi Saraswati. Saya cukup terpaku dengan ornament seni ukirannya. Sangat detail dan tampak indah. Pura Taman Saraswati juga memiliki panggung pementasan. Di sekeliling panggung tersebut, terdapat kolam yang cukup memikat mata, di mana ada banyak bunga teratai yang bermekaran indah.

Saya jadi tertarik untuk menonton pertunjukan tari di sana. Setelah melihat jadwal pertunjukan, beruntungnya saya datang di hari Kamis. Pura Taman Saraswati hanya membuka pertunjukkan tari kecak pada hari Selasa dan Kamis pukul 19.30. Saya buru-buru memesan tiket seharga Rp 75 ribu dan menunggu pertunjukkan mulai dengan berjalan-jalan di sekitar pura.

Menghabiskan satu hari penuh bersenang-senang di Bali memang tidak cukup. Ada banyak hotel murah di Ubud yang bisa kamu pilih seandainya berlibur ke Bali. Saya sendiri memesan hotel idaman saya melalui aplikasi Pegipegi. Pegipegi memberikan kemudahan booking hotel dengan membayaran yang mudah melalui berbagai layanan bank. Cocok sekali untuk saya yang kerap sekali berlibur tanpa rencana sehingga tidak pusing harus memesan hotel dalam waktu dekat. Menariknya lagi, Pegipegi kerap memberikan promo yang membuat saya untung tiap kali berlibur. Pegipegi jadi teman baik untuk berlibur!

Keindahan Green Canyon Pangandaran, Daya Tarik Wisata yang Tak Bisa Ditolak


Keindahan Green Canyon Pangandaran tak bisa dipungkiri benar-benar menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung. Karena keindahannya ini jugalah yang membuat destinasi ini dikunjungi berbagai wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Beberapa Keindahan Green Canyon Pangandaran yang Akan Membuat Pengunjung Takjub

Green Canyon, namanya mengingatkan dengan salah satu objek wisata terkenal di Colorado Amerika Serikat, Grand Canyon. Dinamakan Green Canyon karena objek ini terkenal dengan air sungainya yang jernih dan berwarna kehijauan sehingga nampak sangat cantik.

Wisatawan banyak mengunjungi destinasi ini tentu saja untuk menikmati keindahannya. Selain keindahan alamnya yang juga menjadi daya tarik destinasi ini adalah berbagai kegiatan menyenangkan dan menguji adrenalin yang bisa Anda lakukan disini. Seperti misalnya kegiatan body rafting yang menjadi kegiatan favorit wisatawan di Green Canyon.

Berbicara tentang keindahan, ada banyak keindahan Green Canyon Pangandaran yang menjadi daya tarik hingga membuat wisatawan jauh-jauh datang ke Cijulang untuk menikmatinya. Seperti beberapa keindahan Green Canyon berikut yang dilansir oleh Harapanrakyat.com, keindahan yang  hanya bisa Anda nikmati di Green Canyon Pangandaran.

Air Sungai Jernih Berwarna Hijau Toska

Keindahan sekaligus daya tarik utama dari Green Canyon ini adalah sungainya yang berwarna hijau jernih. Salah satu alasan juga kenapa destinasi ini dinamakan dengan Green Canyon. Apalagi jika Anda berkunjung di waktu yang tepat, Anda akan bisa melihat keindahan sungai ini dengan lebih maksimal.

Waktu yang tepat untuk mengunjungi Green Canyon ini adalah saat musim kemarau. Saat musim kemarau ini, air sungai Green Canyon akan tampak sangat jernih dan ketika terkena paparan sinar matahari, warnanya akan menjadi hijau namun tetap jernih. Selain jernih, air sungainya juga sangat segar sehingga tak heran jika para pengunjung selalu menyempatkan untuk sekedar berenang atau bermain air disini.

Untuk menikmati keindahan ini, pengunjung bisa menikmatinya dengan berbagai cara. Anda bisa menyusuri sepanjang sungai dengan menggunakan perahu. Atau, cara lain menikmati keindahan dan segarnya air sungai di Green Canyon ini bisa Anda lakukan dengan cara body rafting.

Body rafting ini adalah cara menikmati keindahan Green Canyon Pangandaran yang paling difavoritkan oleh pengunjung. Selain bisa menikmati keindahan dan kesegaran air sungai, Anda para penggemar kegiatan olahraga ekstrem yang menguji adrenalin. Olahraga body rafting ini akan memberikan sensasi berbeda yang bisa Anda nikmati dari keindahan Green Canyon yang menarik begitu banyak wisatawan untuk berkunjung.

Tebing yang Menjulang Tinggi di Pinggir Sungai

Hal lain yang menjadi daya tarik keindahan Green Canyon selain sungai dengan airnya yang segar dan jernih, adalah juga karena tebing-tebing menjulang tinggi di sisi kiri dan kanan sungai. Tebing-tebing inilah yang menjadi daya tarik dan membuat sungai di Green Canyon nampak seperti sungai di dimensi dunia yang berbeda.

Tebing-tebing tinggi di sisi kiri dan kanan sungai akan menghalangi sinar matahari agar tidak menyengat pengunjung secara langsung. Dengan begitu, ketika berada disini Anda tidak akan kepanasan. Karena itu jugalah suasana disini terasa sangat sejuk bahkan saat siang hari.

Tebing-tebing yang terbentuk dari erosi yang terjadi jutaan tahun lalu ini juga tidak hanya menambah kecantikan dan eksotisme pemandangan di Green Canyon. Tebing-tebing tinggi dengan bebatuan di sisi kiri dan kanan sungai ini tak jarang menjadi tempat bagi pengunjung untuk melompat ke dalam air.

Dari atas bebatuan besar di pinggir sungai, pengunjung biasanya melompat untuk kemudian berenang menikmati segarnya air sungai Green Canyon. Ini juga menjadi kegiatan ekstrem yang banyak diminati oleh pengunjung yang datang ke Green Canyon.

Gua-Gua di Sepanjang Sungai yang Eksotis

Tak hanya tebing-tebing menjulang tinggi yang menjadi daya tarik yang membuat Green Canyon tampak sejuk, eksotis sekaligus misterius. Keindahan Green Canyon Pangandaran selanjutnya yang menjadi daya tarik adalah gua-gua yang bisa Anda temukan di sepanjang aliran sungai.

Gua-gua ini juga terbentuk dari proses erosi oleh air sungai yang terjadi dari berjuta-juta tahun yang lalu. Erosi sungai ini tidak hanya menyebabkan terbentuknya tebing-tebing yang menjulang tinggi di pinggir sungai saja, namun juga gua-gua besar yang membuat Green Canyon tampak semakin eksotis.

Gua yang bisa Anda temukan ketika menyusuri sepanjang sungai di Green Canyon ini juga menjadi spot foto favorit pengunjung. Gua-gua ini tidak hanya membuat Green Canyon semakin sejuk namun juga menjadi spot foto instagramable bagi pengunjung.

Spot foto instagramable ini tak hanya di gua di sepanjang sungai saja, namun juga masih banyak spot foto instagramable lain yang bisa Anda temukan di area Green Canyon ini. Dengan begitu, Anda tidak hanya bisa menikmati keindahan, melakukan berbagai kegiatan olahraga ekstrem, namun juga mengambil banyak foto instagramable.

Green Canyon menjadi destinasi wisata yang sangat terkenal di kalangan wisatawan. Peran media sosial yang menjadi media dimana wisatawan bisa melihat keindahan Green Canyon Pangandaran ini juga turut membawa semakin banyak wisatawan untuk berkunjung. Seperti beberapa keindahan di atas yang bosan Anda nikmati di Green Canyon.

Staycation di YELLO Hotel Harmoni


Memiliki waktu untuk menginap bersama teman selalu merupakan hal yang menyenangkan yang sayang jika Anda lewatkan. Demikian juga, ketika ada waktu untuk tinggal, itu akan mengisi akhir pekan dengan Mei dan Sis Lytha. Rasanya kesempatan langka ini seperti air di tengah gurun karena kita masing-masing memiliki kesibukan. Alhasil, di staycation kedua besok saya mendengar di tiket pesawat bahwa koper itu ada di atas ketika saya tiba di Tangerang Selatan sebelum saya berangkat ke daerah Jakarta Harmoni sore itu. Ketika Anda berbicara tentang kelelahan, rasanya seperti semua selera dibayarkan ketika kami berusia tiga tahun sampai kami lupa waktu. Gagasan tinggal di YELLO Hotel Harmoni atau yang biasa kita sebut Trendy Hotel sudah sangat lama bahkan sebelum kami memutuskan untuk pergi ke Artotel terlebih dahulu.

Setelah saya bolak-balik, akhirnya menemukan promo yang menggoda untuk Traveloka, saya tidak berpikir dua kali, itu langsung dipesan dan kami sedang berlibur sambil menikmati kota Jakarta yang indah di lantai 25 rumvindue kami. Jangan berpikir bahwa kita bisa mendapatkan fasilitas seperti itu dengan harga IDR 575.266, termasuk pajak untuk kamar double standar dengan dua orang plus sarapan. Semakin indah ketika saya tiba di kamar, Lytha mendapat kesempatan untuk bersorak karena pemandangannya bagus dan interior aslinya juga menarik perhatian. Tampaknya semua sudut dapat difoto, meskipun kamar mandi seperti cincin cahaya yang menempel sempurna pada kaca. Dominasi lantai di setiap sudut hotel ke kamar juga memberikan semacam energi positif dan yang dihasilkan, menjadikannya lebih menarik untuk menjelajahi hotel ini.

Oh ya, sebelum kami check-in, kami mendapat minuman kuning gratis, sepertinya teh, dan sangat cepat untuk minum saat cuaca panas saat itu. Untuk informasi Anda (FYI) sebelum saya check in, saya diharuskan menyetor Rp. 300.000, yang nantinya akan dikeluarkan dari hotel sebagai jaminan. Tapi itu bagus, karena semua kepuasan dibayarkan ketika Anda memasuki kamar yang nyaman. Saya juga suka ukuran tempat tidur yang cukup besar, bahkan ruangan kecil untuk tiga orang. Segera jatuh cinta dengan kasur yang lembut, bersihkan dan biarkan diri Anda menggantung dengan nyaman di sana.

Kami juga sangat suka kursi malas yang sengaja ditempatkan di sebelah ruang jendela. Saya bersumpah ketika kita kesulitan meraih kursi untuk menikmati pemandangan lampu-lampu bangunan super indah Jakarta dari atas. Apalagi jika Anda menambahkan bantal lembut dan secangkir teh panas, itu masih lengkap. Ruangan itu juga terasa lebih hidup dan lebih menyenangkan, dengan latar belakang yang indah di belakang tempat tidur, dan menunjukkan foto-foto bangunan kota besar dalam garis-garis hitam dan putih. Meskipun bagi sebagian orang biasanya sepertinya ini adalah salah satu tempat terbaik yang saya cari di dalam ruangan. Rasanya benar-benar indah walaupun hanya tersenyum di atas tempat tidur.

Hanya sayangnya di Yello Hotel Harmoni tidak ada kolam renang, meskipun kami sangat menyenangkan ketika kami melihat kolam dari jendela kaca di lantai tujuh. Tampaknya kolam panjang di hotel Harris. Tapi itu bagus, yang paling penting adalah kita suka interiornya, karena kita tidak membuat pakaian renang. Ini bahkan lebih menyenangkan ketika Anda melihat desain eksterior di lantai tujuh, yang disebut Net Zone. Jangan tanya, ini benar-benar lucu dan sangat artistik. Rasanya seperti sedang berbaris dan santai sampai saya lupa waktu.

Wisata Spot Foto Kulon Progo


Yogyakarta memang tidak dapat digunakan untuk dapat menggunakan berbagai macam model. Sehingga dalam berbagai macam model wisata Indonesia di jogja untuk dapat dijadikan berbagai macam model yang cocok karena keinginan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. keinginan yang dapat digunakan menjadi salah satu keinginan untuk dapat memiliki mmodel  tempat wisata yang dapat disesuaikan dengan keinginan. Kulon progo menjadi tempat wisata untuk dapat digunakan dalam keinginan dalam berbagai macam model kebutuhan Anda. keinginan yang cocok dalam berbagai macam model keinginan yang dapat digunakan untuk dapat membutuhkan tempat  wisata yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. berbagai macam model yang cocok untuk dapat dijadikan dalam berbagai macam model tempat wisata yang dapat disesuaikan.

Kulon progo menjadi salah satu keinginan untuk dapat digunakan untuk berbagai macam model yang cocok untuk dijadikan keinginan untuk dapat memiliki berbagai macam yang cocok untuk dapat melihat wisata Indonesia. Keberagaman yang cocok dapat disesuaikan dengan apa yang keinginan untuk dapat melihat dalam berbagai macam keinginan untuk dapat digunakan keinginan. Apa yang menggunakan hal beragam dapat disesuaikan dengan pengunjung yang cocok dalam berbagai macam tempat.  untuk itu dengan keinginan dalam berbagai macam keinginan berwisata yang dapat disesuaikan dengan kunjungan – kunjungan wisata dikawasan kulon progo. Keberagaman yang dapat dijadikan foto – foto menjadi salah satu cocok untuk dapatt dilibatkan.

Keinginan berwisata yang dapat dijadikan sebagai salah atu keinginan untuk dapat menunjukan wisata – wiisata yang dapat disesuaikan dengan apa yang keinginan untuk dapat melibatkan wisata Indonesia untuk dapat digunakan dalam berbagai macam model keinginan yang untuk dapat menggunakan tempat wisata keinginan untuk dapat melibatkan berbagai macam model keinginan yang untuk dapat menggunakan kebutuhan Anda. hal yang dapatt digunakan dalam berbagai macam tempat dapat dijadikan foto – foto yang dapat disesuaikan dengan keinginan Anda. hal yang sama dapat menunjukan untuk dapat menggunakan berbagai macam model  kebutuhan para wisatawan. Untuk dapat digunakan memiliki berbagai tempat – tempat wisatawan.