Category: Lain Lain


Peringkat 5 AC Milan Akan Berhadapan Dengan Tim Degradasi Peringkat 19


AC Milan kelas 5 menjadi tuan rumah tim degradasi Frosinone ke-19 di San Siro pada giornata 37 Seri A 2018/19, Minggu (19/5). Milan masih tiga poin di belakang Atalanta. Ini adalah kesempatan bagi Milan untuk menyamai poin Atalanta dan terus berharap untuk finis di empat besar. Alasannya adalah bahwa ketika Milan memasuki Frosinone ‘sendirian’, Atalanta harus bermain melawan Juventus dan mungkin kehilangan poin. Menurut prediksi bola, Milan telah bangkit dari dua kekalahan beruntun ke Lazio di Coppa Italia dan Turin di Serie A dengan kekalahan beruntun di Bologna dan Fiorentina. Namun Milan masih memiliki cukup banyak kesulitan membobol gawang lawan. Dua kemenangan beruntun, tetapi hanya dengan margin gol adalah buktinya.

Krzysztof Piatek tidak mencetak gol dalam enam penampilan terakhirnya ke Milan di semua kompetisi. Milan beruntung dengan pemain seperti Suso dan Hakan Calhanoglu, yang kolaborasi pekan lalu menghasilkan kemenangan satu kali yang menentukan atas Fiorentina. Frosinone tanpa kemenangan dalam lima pertandingan terakhirnya di Serie A. Frosinone kalah empat kali dan hanya menang satu kali seri. Meskipun demikian, Frosinone tidak akan datang ke San Siro dengan pemutusan hubungan kerja. Mereka harus siap melawan. Camillo Ciano, yang merupakan pencetak gol (7) dan pembantu (4) musim ini untuk Frosinone Serie A, adalah pemain yang harus berhati-hati dengan bagian belakang Milan.

Milan memiliki tim yang lebih kuat. Milan adalah favorit untuk menang. Tetapi jika Anda melihat potensi Frosinone yang dapat bermain tanpa beban, itu juga melihat kemungkinan bahwa Milan memiliki beberapa masalah penilaian, tampaknya Rossoneri tidak akan mudah menang. Milan selalu menang dengan selisih gol dalam 2 tim kandang terakhir mereka di Serie A: 1-0 melawan Lazio, 2-1 melawan Bologna. Milan telah memenangkan clean sheet dalam 5 dari 8 tim tuan rumah terakhir mereka di Serie A. Milan telah menang 6 kali dan hanya kalah 1 dari 9 tim tuan rumah terakhir mereka di Serie A (M6 S2 K1). Frosinone kalah 9 kali dan hanya menang dua kali dalam 13 pertandingan terakhirnya di Serie A (M2 S2 K9).

Sablon Polyflex, Kelebihan dan Kekurangan


Jika Kita berbicara proses sablon polyflex ternyata hanya membutuhkan 3 proses yaitu C.P.P singkatan dari CUT, PEEL, PRESS. CUT menggunakan mesin cutting, PEEL mengelupas bagian yang tidak dipakai, PRESS menggunakan mesin hot press. Bahan yang satu ini tidak kalah dengan tinta sablon konvensional, bahan polyflex pun menawarkan berbagai macam jenis dan warna sesuai kebutuhan kita bahkan kalau untuk tampilan rapi hal ini emnjadikan sablon polyflex lebih unggul dibandingkan sablon konvensional dan untuk mengenal bahan polyflex mari kita baca dahulu keterangan di bawah ini. Polyflex memiliki sebutan lain yakni Heat Transfer Film adalah bahan atau media sablon yang terbuat dari bahan vinyl, mempunyai daya rekat kuat dan mudah pemakaiannya. Jika kita berbicara di dunia sablon konvensional banyak sekali yang jual Polyflex di internet dan ketika kita ingin menyablon kaos maka proses pengerjaannya cukup panjang dari proses afdruk, cuci, cetak, setting, bla, bla, bla tetapi tidak untuk sablon polyflex.

Polyflex PVC merupakan jenis yang banyak digunakan untuk aplikasi pada bahan kaos Jersey bola atau jaket Hoodie. Bahan Polyflex PVC ini sebenarnya sama dengan bahan Polyflex PU cuma dibedakan oleh ketebalannya saja. Polyflex PU jenis ini juga hampir sama seperti bahan Polyflex PVC yakni banyak digunakan untuk aplikasi pada kaos Jersey bola atau jaket namun sering juga dipakai untuk diaplikasikan pada kaos distro karena bahan Polyflex PU yang lebih tipis, lebih lentur dan juga memiliki jenis varian warna yang lebih banyak dan untuk warna-warna tertentu warna pada bahan Polyflex PU tampak lebih cerah jika dibandingkan dengan bahan Polyflex PVC. Polyflex FLOCK jenis ini memiliki tekstur beludru yang banyak digunakan untuk pabrik garment atau workshop sablon untuk meningkatkan nilai jual Polyflex karena memang produk akan terlihat lebih elegan dan lebih berkelas.

Polyflex REFLECTIVE, jenis bahan yang satu ini jika terkena sinar akan memantulkan cahaya. Kaos sablon polyflex reflective ini banyak sekali disukai oleh orang-orang yang gemar beraktivitas pada malam hari. Polyflex FOIL jenis ini mempunyai karakter mengkilat dengan pantulan cahaya, jenis ini banyak digunakan untuk pabrik garment sampai dengan workshop sablon untuk meningkatkan nilai jual Polyflex karena produk akan terlihat lebih elegan dan lebih berkelas jika menggunakan polyflex.

Model Pembasmi Rayap Terbaru


Memberikan beragam model yang cocok untuk dapat dimanfaatkan sebagai salah satu cara membasmi hewan – hewan yang merugikan Anda. Karena itu dengan menggunakan jasa pembasmi rayap akan membuat Anda semakin puas untuk dapat memiliki hal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk itu dalam memberikan beragam model yang cocok untuk dapat membuat Anda lebih cocok untuk dapat digunakan dalam berbagai macam tempat dan dapat disesuaikan dengan keinginan Anda. Karena itu untuk dapat menggunakan metode tersebut akan membuat Anda betah dan dapat digunakan dalam berbagai macam kesempatan Anda. Untuk itu dalam menentukan hal tersebut akan membuat Anda menemukan model yang cocok dengan Anda.

Karena itu cukup penting untuk dapat membuat Anda semakin suka untuk dapat menggunakan hal tersebut sebagai salah satu bagian yang sesuai dengan apa yang digunakan. Karena itu sangat cocok untuk dapat digunakan dalam pembasmi rayap yang dapat membuat Anda susah dan sebel. Untuk dapat menggunakan metode sebaiknya kenali lingkungan sekitar Anda. Hal tersebut cukup penting karena lingkungan akan terpengaruh dengan beberapa metode pembasmi sehingga perlu berhati – hati dengan perhitungan yang cukup tepat. Hal yang dapat digunakan untuk dapat membuat hal tersebut untuk dapat membasmi beragam mode yang tidak sesuai dengan keinginan Anda. Untuk itu dapat diperhatikan terkait dengan kebutuhan Anda.

Semakin Anda mewaspadi rayap, membuat Anda semakin ingin mempelajari beberapa metode yang sering digunakan untuk dapat pembasmi rayap yang menjadi musuh dari setiap orang yang cocok untuk dapat membuat Anda semakin suka dan peka terkait dengan kebutuhan Anda. Karena hal tersebut cukup penting untuk dapat membuat Anda semakin suka dan dapat menggunakan hal tersebut dalam berbagai macam tempat. Sehingga dapat memilih hal tersebut dapat sesuai dengan keperluan Anda. Karena itu cukup penting untuk dapat menggunakanhal tersebut untuk berbagai macam kesempatan Anda. Untuk menentukan rumah yang cocok dapat disesuaikan dengan keinginan Anda. Dalam beberapa tempat perlu penyesuaian sebelum Anda melakukan sesuatu.

Perancis Melangkah ke Final Piala Dunia


Perancis melangkah ke final Piala Dunia 2018 selesainya mengalahkan Belgia menggunakan skor tipis, 1-0. Satu-satunya gol pada laga yang digelar Rabu (11/7) dini hari WIB tersebut dicetak sang bek Barcelona, Samuel Umtiti. Perancis benar -benar mengendalikan jalannya pertandingan. Skuat asuhan Didier Deschamps kalah secara penguasaan bola (36% berbanding 64%). Tapi berdasarkan jumlah tembakan, Les Blues mencatatkan 19 tembakan, sementara Belgia hanya sembilan. Kalah penguasaan bola Perancis ini adalah bagian berdasarkan taktik yg diterapkan Deschamps. Solidnya pertahanan sebagai kunci kemenangan Perancis atas Belgia. Belgia bukan tanpa upaya. Sejumlah perubahan dilakukan buat membongkar pertahanan Perancis. Namun Eden Hazard dan mitra-kawan gagal menaklukkan lini tengah. Skema Empat Bek Belgia Tak Berjalan Sesuai Rencana

Absennya Thomas Meunier membuat instruktur Belgia, Roberto Martinez, mengganti strategi. Skema 3-4-3 diubah menjadi 3-6-1 yang dimantapkan dengan pola 4-2-3-1 waktu bertahan. Martinez memainkan Marouane Fellaini, Mousa Dembele, & Nacer Chadli semenjak babak pertama, menyisihkan Yannick Carrasco, Dries Mertens, dan mengisi kekosongan Meunier. Saat menguasai bola, Martinez ingin anak asuhnya bermain misalnya umumnya. Menyerang lewat sayap menggunakan skema 3-6-1. Belgia hanya menyisakan Jan Vertonghen, Vincent Kompany, & Toby Alderweireld di belakang. Chadli, sama misalnya Meunier, membantu lini serang. Saat menyerang, Chadli dan Hazard begitu diandalkan pada kedua sisi. Tapi ketika bertahan, istilah Itcbet Agen Casino Terpercaya Hazard tidak menerima tugas buat turun atau membantu pertahanan. Sebagai gantinya, Dembele dan Witsel penekanan menjaga area depan 3 bek tengah dalam transisi menurut menyerang ke bertahan. Chadli, ad interim itu, akan berusaha balik ke pos bek kanan sebagai akibatnya Belgia membentuk pola 4-2-tiga-1 ketika bertahan.

Yang menarik berdasarkan taktik Martinez melawan Perancis merupakan keputusannya memainkan Fellaini & mencadangkan Mertens. Tugas Fellaini sendiri menjadi pengganggu build-up agresi Perancis saat memasuki area tengah & menambah opsi operan pada kotak penalti bersama Romelu Lukaku. Sampai batas eksklusif, Fellaini cukup berhasil memainkan kiprahnya. Paul Pogba tidak banyak terlibat membentuk serangan berdasarkan bawah. Tetapi N’Golo Kante sanggup menjadi alternatif serangan Perancis ketika lini belakang membutuhkan jembatan ke lini depan. Kante menjadi pemain Perancis terbanyak kedua dalam hal operan sehabis Benjamin Pavard. Hal inilah yang lalu membuat Perancis permanen bisa mengalirkan bola ke depan dan serangan-serangan kembali sanggup dilancarkan. Pavard & Kylian Mbappe jadi momok bagi pertahanan Belgia. Fokusnya Hazard sebagai pemain dengan tugas primer menyerang menciptakan Vertonghen kerap menghadapi situasi satu lawan satu melawan Mbappe. Sial bagi Vertonghen lantaran Mbappe sedang dalam penampilan terbaik.

Mbappe mencatatkan 15 kali dribel dalam laga ini (7 berhasil). Jumlah tersebut lebih menurut setengah jumlah dribel yg ditorehkan Perancis dalam laga ini. Akselerasi dan visi bermainnya yang cemerlang itu pun membuatnya mencatatkan enam umpan kunci. Namun Vertonghen bukannya tampil tidak baik. Cela justru lahir di area kanan pertahanan, area bermain Chadli. Gol Samuel Umtiti memang merupakan hasil skema sepak pojok. Tapi sepak pojok tersebut terjadi waktu serangan Perancis masuk dari kanan pertahanan Belgia. Lucas Hernandez memberkan umpan terobosan ke area pada belakang Chadli, yang disambut Matuidi. Matuidi meneruskannya dalam Giroud. Tendangan Giroud mampu diblok sebagai akibatnya berbuah sepak pojok. Perancis pun sedari awal memang hendak memanfaatkan “kelemahan” Belgia pada sisi kanan pertahanan. Itu terlihat waktu pada awal-awal laga Perancis bermain dengan pola dasar 4-3-3 menggunakan Antoine Griezmann yang poly berada di sisi sebelah kiri. Tapi Chadli bermain disiplin di awal laga sebagai akibatnya tak gampang menembus pertahanan Belgia lewat build-up yang menunjuk ke kanan pertahanan.

Kreativitas yang Melahirkan Generasi Emas Kroasia


Piala Dunia 1998 bagi Kroasia merupakan Piala Dunia terbaik mereka. Di Perancis, Kroasia yang kala itu berstatus menjadi tim debutan mampu mengejutkan global menggunakan pencapaiannya menempati posisi ketiga. Performa Kroasia pada Piala Dunia 1998 memang luar biasa. Di fase gerombolan , menurut 3 pertandingan yang dilakoni, Kroasia mencatatkan 2 kemenangan & satu kalah. Dengan raihan enam poin, Vatreni pun melaju ke fase gugur menggunakan status runner-up Grup H. Pada babak 16 besar , Rumania berhasil dikalahkan dengan skor tipis 1-0. Kemudian pada babak perempatfinal, giliran Jerman yang ditumbangkan 3 gol tanpa balas. Namun di semifinal, berhadapan menggunakan tuan rumah Perancis, Kroasia takluk 1-2.

Meski begitu berdasarkan Itcbet Agen Judi Bola Kroasia permanen menerangkan bahwa mereka merupakan tim yg andal. Kekalahan berdasarkan Perancis di semifinal dibayar tuntas waktu mereka sukses meraih kemenangan tiga-1 atas Belanda pada partai perebutan tempat ketiga dan keempat Piala Dunia 1998. Kemenangan tadi membuat Kroasia pulang menggunakan senyum yg merekah. Publik sepakbola Kroasia pun dibentuk bangga menggunakan pencapaian tadi. Terlebih dalam dua tahun sebelumnya, Kroasia pun sanggup menembus babak perempatfinal dalam debutnya di Piala Eropa. Julukan generasi emas dalam skuat asuhan Miroslav Blazevic itu lalu inheren. Kroasia waktu itu memang dihuni pemain-pemain bintang yg matang pada kompetisi elite Eropa. Zvonimir Boban (AC Milan), Slaven Bilic (Everton), Davor Suker (Real Madrid), Robert Prosinecki (Sevilla), & Goran Vlaovic (Valencia) menghuni skuat Kroasia kala itu.

Setelah Piala Dunia 1998 penurunan prestasi yg ditunjukkan Kroasia. Sejak tahun 2002 sampai 2014, menurut 3 penampilan terakhirnya di Piala Dunia, prestasi Vatreni mentok pada fase gerombolan . Bahkan dalam 2010, Kroasia gagal menembus putaran final Piala Dunia yang berlangsung pada Afrika Selatan. Perlahan tetapi pasti Kroasia sanggup bangkit berdasarkan keterpurukan. Kebangkitan tersebut tampak jelas pada Piala Dunia 2018. Di Rusia, performa memukau ditunjukkan Kroasia. Hadangan Nigeria (dua-0), Argentina (3-0), & Islandia (dua-1) di fase kelompok berhasil dilalui dengan kemenangan. Melalui torehan tadi, Kroasia pun lolos ke 16 akbar menggunakan status juara Grup D. Di fase gugur laju Kroasia kian tidak terbendung. Setelah melewati hadangan Denmark pada 16 akbar, giliran Rusia yg ditaklukkan pada babak perempatfinal. Di fase gugur Kroasia menang lewat babak adu penalti. Syahdan, kemenangan atas Rusia mengantar Kroasia lolos ke semifinal buat kali pertama pada 20 tahun terakhir. Tak ayal menciptakan banyak pihak menduga tim asuhan Zlatko Dalic itu menjadi generasi emas kedua setelah skuat di tahun 1998. Apalagi Kroasia tampil menjanjikan semenjak fase grup.

Tak sedikit pula yg berpandangan bahwa skuat Kroasia di Piala Dunia 2018 jauh lebih mentereng dibandingkan dengan skuat mereka di Piala Dunia 1998. Dari 23 pemain Kroasia di Piala Dunia 2018, hanya 2 pemain yang berkompetisi pada perserikatan domestik: Dominik Livakovic (Dinamo Zagreb) & Flip Bradaric (HNK Rijeka). Sisanya adalah pemain yg dari menurut kompetisi elite Eropa & bermain buat kesebelasan besar seperti Luca Modric, Mateo Kovacic (Real Madrid), Ivan Rakitic (Barcelona), Ivan Perisic (Internazionale Milan), Mario Mandzukic (Juventus), Dejan Lovren (Liverpool), hingga Danijel Subasic (AS Monaco).