Category: Edukasi


Bantu Anak Belajar Matematika lewat Ruangguru


Hallo para ibu di seluruh Indonesia. Pernah gak sih ibu-ibu mengalami kebingungan karena anak gak suka sama mata pelajaran tertentu di sekolah? Setiap anak memiliki kemampuan dan karakter yang berbeda-beda. Ada anak-anak yang sangat senang belajar semua mata pelajaran, ada juga yang tidak menyenangi sebagian mata pelajaran yang ada. Seperti anak saya yang dulu tidak senang dengan mata pelajaran matematika.

Setiap ada mata pelajaran matematika di sekolah, anak saya selalu malas dan tidak bersemangat berangkat sekolah. Begitupun ketika ada tugas matematika yang dibawa pulang, anak saya selalu mengeluh dan bahkan kadang tidak mau mengerjakannya. Menurutnya semua pelajaran matematika itu rumit, sebab banyak sekali jenis rumus yang ada. Belum lagi model soal matematika yang banyak, itu membuat dia semakin susah menyelesaikan soal-soal tersebut.

Ketidaksukaannya terhadap pelajaran matematika membuat dia sering ditegur oleh gurunya. Sebab nilai yang dia peroleh setiap ada ulangan atau ujian matematika selalu buruk. Saya sendiri sering diingatkan oleh gurunya untuk memberikan perhatian lebih akan hal itu. Gurunya takut anak saya akan selamanya tidak bisa meningkatkan prestasinya dalam pelajaran matematika ini.

Melihat itu semua saya akhirnya mencoba mencari berbagai cara agar anak saya bisa menyukai pelajaran matematika. Saya ingin dia menemukan metode belajar yang cocok untuk dia. Agar dia tidak bosan saat belajar serta tidak lagi menganggap pelajaran matematika itu rumit dan susah.

Kemudian ketika mencari informasi di internet, saya sempat melihat ada video di youtube yang menjelaskan soal bimbel online Ruangguru. Saya kemudian mencari lebih banyak lagi review terkait Ruangguru ini. Dari semua pencarian saya, bimbel online Ruangguru menurut kebanyakan orang adalah sebuat aplikasi bimbel yang akan membantu anak-anak belajar dengan cara menyenangkan.

Menurut kebanyakan review yang ada, Ruangguru menyediakan berbagai produk yang berguna untuk membantu anak-anak meningkatkan kemampuan mereka dalam pelajaran apa pun. Salah satu produk yang sangat mencuri perhatian saya saat itu adalah produk Ruangbelajar. Di sana katanya anak-anak dapat memperoleh berbagai materi pelajaran, termasuk pelajaran matematika.

Penyajian materi pelajaran di Ruangbelajar juga unik, sebab dikemas dalam bentuk video belajar. Di video itu pelajaran matematika dijelaskan dalam bentuk lebih sederhana, yang membuat anak-anak bisa cepat mengerti. Selain itu video belajar ini dilengkapi juga dengan animasi-animasi menarik serta lucu. Tentunya ini akan membuat anak-anak lebih tertarik menonton video tersebut. Mereka pun juga tidak akan cepat merasa jenuh mendengarkan penjelasan dalam video belajar itu.

Cara untuk bisa mengikuti bimbel online di Ruangguru juga sangat mudah menurut saya. Para ibu cukup menginstall aplikasi Rungguru di HP melalui Play Store. Setelah terinstall langsung buat akun untuk anak ibu dengan cara mengisi data diri anak dengan lengkap. Lalu dilanjutkan dengan memilih jenjang kelas para anak. Setelah itu semua selesai, ibu bisa langsung berlangganan untuk dapat mengakses semua produk Ruangguru ini.

Nah untuk ibu semua yang anaknya mengalami kendala dalam mata pelajaran apa pun, Ruangguru menurut saya adalah solusinya. Anak saya sendiri sejak berlangganan Ruangguru kini jauh lebih menyenangi pelajaran matematika. Nilainya di sekolah pun juga mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Jadi mari coba aplikasi Ruangguru untuk meningkatkan prestasi anak-anak kita semua.

Cara Lolos Seleksi Kuliah di Amerika


Tidak mudah untuk dapat masuk ke Amerika, jika cara untuk dapat untuk dapat menampilkan hal tersebut untuk berbagai macam kesempatan yang sesuai dengan keadaan Anda. Untuk itu dengan menggunakan konsultan Pendidikan luar negeri sebagai salah satu cara untuk dapat  menampilkan hal tersebut untuk berbagai macam kebutuhan Anda. Sehingga ada beberapa cara untuk dapat masuk salah satu universitas di Amerika. Banyak hal yang harus dipersiapkan untuk bisa menggunakan hal tersebut untuk berbagai macam kebutuhan Anda. Karena hal tersebut merupakan hal yang penting untuk dapat digunakan dalam berbagai macam kesempatan yang sesuai dengan keinginan Anda. Untuk itu dengan menampilkan hal tersebut untuk dapat memilih kampus yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Memilih berbagai macam model kebutuhan Anda. Untuk itu dengan menggunakan hal tersebut untuk berbagai macam kesempatan yang sesuai dengan keinginan Anda. Karena hal tersebut dapat memilih hal yang sama dan dapat dijadikan dari salah satu proses yang sesuai dengan keinginan Anda. Untuk itu dengan memilih konsultan Pendidikan luar negeri dapat membuat Anda lebih mudah untuk dapat menggunakan berbagai macam model universitas di Amerika. Untuk dapat memilih temapt tersebtu dapat menggunakan berbagai macam model tempat yang sesuai dengan keinginan Anda. Karena tidak semua kampus di Amerika sesuai dengan Anda. Memilih tempat yang sesuai dengan keinginan Anda hal tersebut juga sangat penting untuk dapat digunakan dalam berbagai macam kesempatan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Memilih berbagai macam model yang cocok untuk dapat dijadikan dalam berbagai macam kesempatan yang sesuai dengan keinginan Anda. Karena hal tersebut merupakan konsultan Pendidikan luar negeri menggunakan hal tersebut untuk memilih kampus yang cocok dengan cara belajar materi – materi yang digunakan untuk tes dan juga dapat memberikan berbagai macam harapan yang cocok untuk dapat memulai tes yang ingin dilakukan. Hal tersebut merupakan untuk dapat memilih hal yang cocok dalam mengatasi berbagai macam masalah yang ada. Hal yang dama dapat dilakukan ketika sedang menggunakan hal tersebut untuk berbagai macam kebutuhan.

Self-Publishing, Cara Mudah Menerbitkan Buku


Gara-gara laporan Beban Kinerja Dosen (BKD), Saya kadang berharap bisa membuat buku secara rutin. Minimal satu buku per tahun, syukur-syukur per semester. Harapan yang tidak terlalu muluk, walau tidak mudah digapai, setidaknya perlu “strategi mencuri” waktu dan memilih cara penerbitan yang relatif mudah dan cepat.

Target membuat buku tidak bisa dicapai dengan cara mendadak. Rasanya menulis buku tidak bisa dengan gaya: “kebut semalam”, atau dengan cara: “mengasingkan diri berhari-hari”. Tugas lain dan godaan “ngerumpi”, bahkan siaran langsung sepakbola pun bisa menjadi halangan.

Keterbatasan waktu – atau mungkin rasa malas juga – menyebabkan “proyek membuat buku” ini harus dicicil. Perlahan-lahan. Sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit. Akhirnya modus seperti ini menjadi pilihannya. Dan media yang digunakannya adalah blog pribadi, baik yang disediakan kampus atau di luar kampus.

Ya, postingan di blog bisa menjadi bahan buku jika sudah terakumulasi dalam beberapa seri tulisan tematik. Maksudnya, beragam kategori postingan bisa kita kumpulkan menjadi sebuah buku. Beberapa buku yang pernah disusun dengan modal “ngeblog” adalah “Electronic Banking”, “Manajemen Dana Bank”, “Banking on The Blog”, dan “New Economy: Ekonomi Era Informasi”.

Buku-buku tersebut lebih banyak diterbitkan di kampus. Hanya satu buku yang diterbitkan di penerbit luar. Menerbitkan buku di institusi sendiri menjadi opsi mudah. Namun tetap saja harus disunting dan membuat disain cover sendiri, atau setidaknya merepotkan teman-teman. Belum pengurusan ISBN-nya. Mengurus sendiri pun perlu waktu. Setidaknya, kita coba variasi cara penerbitan buku.

Akhirnya, sekedar untuk menambah pengalaman, Saya mencoba menerbitkan buku dengan cara: Self-Publishing. Cara ini relatif memberikan kemudahan – minimal bagi Saya –, di antaranya adalah:

Disain Cover dibuatkan oleh Penerbit Indy, setelah kita menyetujui disainnya
Pengurusan ISBN
Penyuntingan naskah oleh penerbit, walau tetap diupayakan dari naskah daro kitanya sudah relatif siap cetak
Bantuan promosi, walau kita bisa bantu juga melalui jejaring sosial atau pertemanan
Proses komunikasi dengan penerbit mudah dan cepat
Bisa memperoleh beberapa eksemplar bukunya
“Tidak ada makan siang gratis”. Demikian pula dengan Self-Publishing. Kita harus mengeluarkan biaya, yang berkisar dari ratusan ribu sampai satu juta rupiah. Tidak mengapa mengeluarkan anggaran sebesar itu per tahun. Toh, bisa disisihkan dari sebagian penghasilan kita, termasuk dari tunjangan sertifikasi dosen. Jika rajin mempromosikannya, siapa tahu nilai royaltinya bisa membuat investasinya bisa “balik modal”.

Bagi saya, soal royalti bukan utama. Kalau toh ada royaltinya, ya patut disyukuri juga 🙂 Saat melihat fisik buku dengan nama kita tercantum jadi penulis pun sudah memberikan kepuasan tersendiri. Bahkan, tak jarang buku tersebut dijadikan hadiah atau kado buat teman-teman.